About Us
Lorem Ipsum is simply dummy text ofering thetonat sunrising printing and typesetting industry seo is partysipati carma. Lorem Ipsum is simply dummy,
Follow Us

5 Alasan UMKM Masih Membutuhkan Website di Era Sosial Media

Website? Buat apa? Sekarang tuh jamannya medsos!

Kan sudah ada Instagram, Facebook, [email protected] Website terlalu ribet, dan biayanya mahal!

Endorse selebgram aja lebih pasti reach-nya, murah kok, cuma 1 Jutaan buat biaya endorse, bisa balik modal berkali-kali lipat.

Itulah beberapa komen yang muncul dari para pelaku bisnis jaman now kalau lagi ngobrol tentang channel sales dan marketing.

Pernah kepikiran hal yang sama? Pasti pernah. Dan itu nggak salah. Memang, media untuk sales dan marketing terus berkembang. Makelar dan reseller berubah menjadi media sosial, platform marketplace, dan deretan akun media sosial berfollower jutaan.

Lalu, masih butuhkah kita dengan website, yang cara membuatnya ribet, mahal, dan susah mengurusnya? Yuk kita bahas satu-satu, inilah 5 alasan UMKM masih membutuhkan website di era media sosial.


 

Kavling Alamat Virtual

 

Memiliki website dan nama domain sendiri untuk bisnis, dapat diibaratkan seperti memiliki kantor atau toko sendiri dengan alamat yang jelas. Bahkan kantor atau toko ini adalah bangunan anda sendiri, bukan masuk ke gedung perkantoran, ataupun mall.

Bayangkan anda memiliki toko sendiri yang bagus di pinggir jalan raya Darmo Surabaya, dibandingkan dengan menyewa sebuah toko di dalam Tunjungan Plaza.

Benefit memiliki toko sendiri, antara lain adalah anda akan memiliki prestise yang lebih tinggi dibandingkan dengan sewa toko di Tunjungan Plaza.

Memang, dengan menyewa toko di mall, akan ramai pengunjung. Perlu digarisbawahi bahwa mereka adalah pengunjung mall yang bisa beralih toko, belum menjadi pengunjung toko anda.

Anda membutuhkan trik-trik tertentu untuk menarik pengunjung masuk toko anda. Namun, anda harus mengikuti “aturan main” mall. Anda tidak bisa sembarangan memasang banner, dan harus mengikuti jam buka tutup mall.

Berbeda jika anda memiliki toko sendiri. Aturan mainnya adalah terserah anda, asalkan tidak keluar dari toko. Anda bisa membangun toko menjadi 3 lantai, menggratiskan parkir, ataupun buka 24 jam.

Analogi diatas berlaku juga untuk website vs media sosial. Anda boleh memiliki followers ratusan ribu di Instagram. Namun anda hanya “numpang” di Instagram. Ketika algoritma pencarian dan timeline berubah, maka anda harus mengikuti. Belum lagi kemungkinan media sosial tutup, atau menurun jumlah user nya (Ingat Friendster, Path, dan mungkin sekarang Snapchat ? ) Hal-hal tersebut dapat anda hindari jika memiliki website sendiri.

 

Kontrol Penuh Terhadap Konten

Apakah anda bisa membuat slideshow gallery di Instagram? Bisakah anda menambahkan payment gateway di Facebook page? Saat ini, tidak bisa. Mungkin suatu saat bisa, namun anda (sekali lagi) bergantung dari kemurahan hati Instagram ataupun Facebook untuk menambahkan fitur baru.

Kebebasan menambah fitur, ataupun plugin hanya akan anda dapatkan dengan memiliki website sendiri.

Dengan website sendiri, anda bisa memasang banner diskon besar di frontpage, memasang form email/newsletter untuk menunjang sales, ataupun menggunakan payment gateway agar customer mudah membayar layanan anda.

Menggunakan Instagram, anda terpaku pada layout yang sudah disediakan, konten anda harus outstanding agar viral dan masuk di explore (jangan lupakan algoritma yang sering berubah), dan tidak bisa menggunakan payment gateway.

Mungkin fitur-fitur itu akan muncul nanti, namun jangan lupa, media sosial sejatinya adalah platform untuk sharing konten, bukan untuk jualan. Jadi fitur ini akan sangat dipertimbangkan, atau bahkan mustahil, untuk ditambahkan.

Sebaliknya, anda akan memiliki kontrol penuh atas apa yang anda inginkan untuk muncul di website anda.

 

Kepercayaan Konsumen

Menurut penelitian, 30% customer akan ragu terhadap suatu bisnis yang tidak memiliki website, dan 46% akan lebih percaya pada sebuah bisnis yang memiliki website.

Membuat akun media sosial seperti Instagram dan Facebook memang mudah dan gratis, namun hal ini juga mempengaruhi kepercayaan customer. Customer akan lebih percaya website dengan nama domain yang jelas merepresentasikan brand, karena anda harus repot-repot membeli nama domain dan berlangganan, membeli hosting server, dan membangun website.

Untuk mendapatkan domain .id , anda harus menyertakan KTP dan identitas. Domain .com lebih mudah, namun tetap saja, pemilik domain akan ter-register. Berbeda dengan akun media sosial, yang dengan sekejap bisa tutup akun tanpa anda tahu entitas di belakangnya, walaupun sudah ratusan ribu follower. Lagipula, follower bisa dibeli kan ya?

Search Engine

Search engine, yang pada umumnya menggunakan Google, masih menjadi rujukan utama calon customer untuk mencari tahu tentnag sebuah produk. Kelebihan utama dari search engine tentu karena cross platform. Calon customer pengguna Instagram ketika melakukan search di Instagram, hanya akan mendapatkan info produk dari akun Instagram saja. Demikian juga dengan Facebook dan Twitter. Namun, apabila customer ingin mendapatkan info yang lebih lengkap, mereka pasti menggunakan Google.

Daftar pelatihan WooCommerce, membuat websie ECommerce dalam 1 bulan!

Yang menjadi tantangan, Google akan mengindeks setiap konten agar lebih mudah ditemukan oleh mesin pencari, dan indexing tersebut akan berjalan dengan baik apabila kita memiliki website sendiri. Memang, kemunculan brand UMKM kita di media sosial akan membantu, namun yang lebih utama, Google akan meng-index konten-konten yang ada di website, bukan dari akun media sosial.

Jadi, brand dan produk kita tentu akan lebih mudah ditemukan oleh calon customer apabila kita memiliki konten yang di-publish di website kita sendiri.

 

Channel Sales dan Marketing Utama

Adakah brand-brand produk dunia yang hanya memilki satu akun media sosial untuk channel marketingnya? Hampir tidak ada. Mengapa?

Logika sederhananya adalah seperti sistem pengumuman menggunakan microphone. Semakin banyak loudspeaker yang kita pasang dan sebar, akan semakin banyak orang yang mendengarkan pengumuman.

Sama seperti channel marketing, semakin banyak kita menggunakan platform, maka semakin besar kemungkinan akan terjadi sales.

Yang menjadi keunggulan dari digital marketing salah satunya adalah, setiap iklan atau campaign yang kita lakukan, dapat diukur berapa view nya, atau reach nya. bahkan di beberapa media sosial, setiap interaksi seperti like dan komen, juga dapat diukur. Keunggulan itu membuat kita bisa mengukur tingkat keberhasilan iklan.

Konten di website bisa menjadi corong marketing dan sales utama, karena media sosial hanya digunakan sebagai jalur distribusi konten, sedangkan konten utamanya ada di website. Hal ini dilakukan karena di website, calon customer bisa berinteraksi, bahkan melakukan transaksi secara langsung. Beda dengan Instagram misalnya, dimana untuk melakukan pembelian, calon customer harus menghubungi “admin” terlebih dahulu.

Itulah 5 Alasan mengapa UMKM masih membutuhkan website di era media sosial. Memang membuat website tidak semudah membuat akun media sosial, namun dampak jangka panjang bagi brand UMKM kita luar biasa

Ingin belajar membuat website sendiri mulai dari nol dan dibimbing step by step mulai dari beli domain, hosting, setting DNS, dan develop website?


Yuk Ikutan

Daftar Batch 1 (15 Januari-15 Februari 2019) Mastering WooCommerce for Online Shop Owner!

Dalam pelatihan ini, anda akan dapatkan :

  • Pelatihan membuat website e-Commerce selama 1 bulan melalui whatsapp group mulai dari beli domain, hosting, setting DNS, dan develop website menggunakan WooCommerce.
  • Pendampingan oleh tim Upward, troubleshoot error, 8 jam per hari, 5 hari dalam seminggu.

Exclude : Biaya Hosting dan Domain (Dapat memilih layanan sesuai kebutuhan)


Hanya dengan Rp 750,000/orang! (Terbatas untuk 20 orang)


Promo Free! Untuk 5 Pendaftar Pertama!

Pendaftaran Dibuka Senin, 31 Desember 2019, 10.00 WIB

[wpdevart_countdown text_for_day=”Days” text_for_hour=”Hours” text_for_minut=”Minutes” text_for_second=”Seconds” countdown_end_type=”date” end_date=”15-01-2019 00:00″ start_time=”1545903634″ end_time=”0,1,1″ action_end_time=”show_text” content_position=”center” top_ditance=”10″ bottom_distance=”10″ countdown_type=”button” font_color=”#000000″ button_bg_color=”#3DA8CC” circle_size=”130″ circle_border=”5″ border_radius=”8″ font_size=”30″ countdown_font_famaly=”monospace” animation_type=””]Daftar sekarang![/wpdevart_countdown]



No Comments

Leave a Comment